Pemuda Muha Bicara Tentang Sumpah Pemuda

28 Oktober yang jatuh pada Kamis lalu merupakan hari sumpah pemuda. Kali ini, pemerintah mengambil tema “Bersatu, Bangkit dan Tumbuh” sebagai tema Sumpah Pemuda yang ke-93 ini.

Dikutip dari laman resmi Kemenpora, Zainudin Amali selaku Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Republik Indonesia mengatakan “Tema Bersatu, Bangkit dan Tumbuh ini sesungguhnya diperuntukan untuk seluruh elemen bangsa, tetapi bagi pemuda menjadi penting karena di tangan pemuda lah kita berharap Indonesia bisa Bangkit dari keterpurukan akibat Pandemi dan melangkah lebih maju untuk menggerakkan pertumbuhan ekonomi di Indonesia”.

Lalu, bagaimana generasi mileneal memandang Sumpah Pemuda?

Yans Keishar Abyan (18) siswa SMA Muhammadiyah 2 Surakarta mengatakan bahwa “Sumpah Pemuda merupakan tekad dan semangat para pemuda-pemudi Indonesia untuk menegakkan kemerdekaan bangsa Indonesia dari jajahan negara asing” Ungkap siswa kelas XII ini bersemangat. Menurutnya, keberadaan Sumpah Pemuda harus selalu di ingat, karena merupakan perjuangan pemuda-pemudi Indonesia untuk mengusir penjajah. Jadilah Pemuda yang tidak pernah melupakan sejarah” imbuhnya.

Lain hal nya dengan Nasfa Ilza (18). Gadis manis nan periang ini mengungkapkan bahwa sebagai pemuda saat ini tidak harus berperang di medan juang, akan tetapi, para pemuda bisa melakukan hal positif yang berguna bagi bangsa indonesia. “Sebagai pemuda, kita harus utamakan aksi daripada beradu opini, mengasah bakat dan kreativitas”. Lebih lanjut, dia berharap bahwa pemuda harus mampu membedakan mana yang harus dilakukan mana yang harus ditinggalkan. ” Pintar-pintar memilih saja deh” Katanya menutup sesi wawancara singkat ketika itu.

Tak jauh berbeda, Anita (18) juga memiliki pandangan tentang pemuda. “Pemuda yang ideal adalah pemuda yang berjiwa sosial tinggi, bersikap kritis dan analitis, berkontribusi memajukan bangsa Indonesia, dan memiliki tujuan hidup yang jelas”. Apa yang diungkapkan Anita ini menjadi sangat relevan ketika ditanya tentang apa yang perlu dilakukan oleh pemuda ketika informasi terkadang me

njadi tak terkendali. “Ya, kita harus selektif dalam menangkap semua informasi yang didengar serta meningkatkan literasi” Jelasnya sambil bersiap karena sudah ada yang menjemputnya pulang.

Dikesempatan lain, Suryan Abdul Mujib memandang bahwa para pemuda jaman sekarang perlu memperhatikan esensi hadirnya Sumpah Pemuda. Menurutnya sumpah pemuda adalah puncak kesadaran para pemuda atas pentingnya persatuan dan kesatuan bangsa dalam mewujudkan kemerdekaan Indonesia. “Janji sumpah pemuda tersebut membangkitkan semangat rakyat Indonesia terutama untuk merebut kemerdekaan Indonesia” Jelas Guru PKN di SMA Muhammadiyah 2 Surakarta yang juga sering bersinggungan dengan pemuda dari latar belakang berbeda ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *